Skills bagi Automation Engineer di era Industry 4.0 (2)

Posting ini melanjutkan pembahasan sebelumnya tentang skills yang diperlukan Automation Engineer di era industry 4.0: Industrial Internet of Things dan Machine Learning. Berikut ini 2 skills di bidang yang lain: cloud computing, dan computer vision.

Cloud computing

Deskripsi

Cloud computing pada dasarnya ialah penggunaan computing resources yang powerful di cloud. Hal ini menguntungkan, karena seseorang tidak harus memiliki komputer yang mahal dan cepat, namun mereka bisa menyewa super komputer yang dimiliki perusahaan – perusahaan besar (misal Amazon, Google) untuk menyelesaikan pekerjaan tertentu.

Di era industri 4.0, cloud computing menjadi penting karena data – data sensor dan aktuator yang telah disimpan ke internet menggunakan teknologi industrial internet of things perlu diolah dan dianalisa lebih jauh lagi dengan teknik machine learning. Jika data – data yang disimpan menjadi terlampau besar untuk diolah dengan komputer standard (termasuk big data) maka cloud computing dapat digunakan untuk melakukan penyimpanan dan pengolahan data. Penggunaan cloud computing dapat menguntungkan perusahaan diantaranya karena:

  • Hanya perlu sambungan internet untuk mengakses, tidak perlu komputer dengan specs tertentu atau software pendukung lainnya
  • Tidak perlu melakukan maintenance server sendiri
  • Biaya relatif lebih hemat, karena hanya membayar resources yang digunakan saja

Read more

Skills bagi Automation Engineer di era Industry 4.0 (1)

Seorang Automation Engineer (AE) harus memiliki knowledge dan skill terkait sensor dan aktuator, instrumentasi dan kontrol, PLC, HMI, SCADA, dan lain – lain. Beberapa skill terkait teknologi informasi juga penting, di antaranya: coding, data communication, network, sampai ke database. Saya pernah menuliskan profesi AE di salah satu post lama.

Saat dunia sudah memasuki tahapan Revolusi Industri 4.0, makin banyak skills lain yang harus ditambahkan sehingga AE siap bersaing di masa mendatang. Skills di beberapa bidang berikut ini (menurut saya) akan menjadi nilai tambah bagi AE untuk siap menghadapi era industri 4.0:

  • Industrial internet of things
  • Machine learning
  • Cloud computing
  • Computer vision

Pada posting kali ini, akan dibahas 2 topik: Industrial Internet of Things (IIoT) dan machine learning. Saya akan menjelaskan deskripsi singkat, dan bagaimana anda bisa mempersiapkan diri untuk memiliki skill di bidang tersebut.

Industrial internet of things

Deskripsi

Sebagai pengantar, pemahaman sederhana Internet of Things (IoT) ialah kondisi dimana berbagai peralatan (umumnya sensor dan aktuator) saling terhubung satu dengan yang lain melalui internet. Penerapan IoT secara spesifik di industri/pabrik disebut dengan IIoT. Berikut ini contoh arsitektur IIoT yang terdiri dari 3 bagian: edge (meliputi PLC atau kontroler lain, HMI, sensor, aktuator), network, dan cloud.

\"IIoT
Sumber: https://en.wikipedia.org/wiki/Industrial_internet_of_things

Selama ini dunia automasi industri menerapkan Automation Hierarchy (lihat gambar di bawah), sehingga untuk melakukan komunikasi antara peralatan di salah satu level dengan level lainnya harus mengikuti hirarki tersebut. Misalnya jika suatu software SCADA ingin mendapatkan nilai sensor, maka software tersebut harus \”meminta\” data tersebut ke PLC, dan PLC akan \”memberikan\” data dari sensor yang terhubung ke PLC. Hal ini tentunya membuat sistem secara umum berjalan lebih lambat dan kurang fleksibel.

Di sinilah Industrial Internet of Things (IIOT) melakukan perubahan besar, karena setiap peralatan (things) dapat terhubung dengan peralatan di level manapun melalui internet. Boleh dikatakan tidak ada lagi hirarki di sini. Akibatnya, sistem bekerja dengan lebih cepat dan fleksibel. Hal ini tentunya bukan tanpa kekurangan, diantaranya sistem IIOT masih belum teruji di lapangan dan munculnya masalah security karena sistem menjadi terbuka via internet.

Bagaimana mempersiapkan diri?

Anda bisa mulai dengan mempelajari konsep internet of things secara umum. Sangat banyak sumber yang bagus di internet (video, artikel) yang membahas IoT. Setelah itu, anda bisa mulai masuk ke IIoT, yaitu penerapan IoT di industri/pabrik. Saat ini hampir semua vendor otomasi terkemuka (misal: Siemens, Schneider, AB, dll) telah memiliki produk yang terkait dengan IIoT.

Read more

Sertifikasi Kompetensi Bidang Automasi Industri di Indonesia

10 tahun yang lalu saya menuliskan posting singkat tentang sertifikasi bidang automasi industri di luar negeri yang diberikan oleh ISA (International Society of Automation). Beberapa teman yang bekerja sebagai automation engieneer di industri juga menyinggung sertifikasi otomasi dari TUV – Rheinland yang diakui secara internasional (misalnya di link berikut, dan berikut) dengan biaya yang cukup mahal.

Bagaimana dengan sertifikasi serupa di Indonesia?

Bersyukur, atas budi baik mantan dosen pembimbing S1 saya – Pak Josaphat Pramudijanto, saya mendapat kesempatan mengikuti pelatihan asesor kompetensi dari BNSP minggu lalu dengan fokus pada kompetensi PLC. Pada posting ini saya ingin sedikit berbagi tentang beberapa pelajaran yang saya dapatkan.

Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia

Di Indonesia, ceritanya dimulai dari pembuatan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI), yang dicetuskan karena adanya ketidaksinkronan lulusan sekolah atau universitas dengan dunia kerja. Singkatnya, lulusan baru tidak siap kerja. Adanya SKKNI akan membantu lembaga pendidikan atau peserta ajar untuk memastikan bahwa kompetensi (gabungan skill, knowledge, dan attitude) yang dimilikinya akan bermanfaat di dunia kerja.

\"\"

Read more

Profesi \”Automation Engineer\” di Indonesia

Siapakah \”Automation Engineer (AE)\”? Secara sederhana berarti engineer yang mengurusi bidang otomasi suatu perusahaan. Kalau melihat kompetensi yang dibutuhkan oleh AE, maka seorang AE haruslah menguasai bidang kontrol, manufaktur, IT, sampai sedikit manjemen. Bagaimana dengan realita profesi AE di Indonesia?

\"lundgren_74_ee_640\"

Beberapa waktu lalu saya sempat berdiskusi dengan teman saya, inisialnya B :), yang menjadi AE di sebuah perusahaan system integrator di Jakarta.  Karena dengan semangat ia membagikan pengalamannya dalam bekerja, maka tulisan ini ini muncul. Menurut dia, tugas AE adalah melakukan :

Read more

Sertifikasi Profesi di Bidang Otomasi?

Anda pernah mendengar CCNA? Ya, CCNA adalah \”Cisco Certified Network Associate\” yang dikeluarkan oleh Cisco Systems Inc. untuk meningkatkan kemampuan seseorang dalam jaringan berskala kecil. Tentunya ada berbagai macam sertifikasi dalam penguasaan kompetensi tertentu di bidang komputer. Bahkan teman – teman di bidang ekonomi juga mulai melakukan sertifikasi, misalnya CFP (Certified Financial Planner).

Bagaimana dengan bidang otomasi? Adakah sertifikasi serupa yang menunjukkan kompetensi seorang \”Automation Engineer/Proffesional\”?

\"cert-automation-logo-125px\"

Adalah ISA, International Society of Automation (www.isa.org), sebuah organisasi nonprofit yang bertujuan untuk menentukan standar dalam dunia otomasi, yang mengeluarkan sertifikasi yang disebut CAP (Certified Automation Proffesional).

Read more

× Ada pertanyaan?