{"id":282,"date":"2009-02-23T12:44:14","date_gmt":"2009-02-23T12:44:14","guid":{"rendered":"https:\/\/www.akademiautomasi.com\/?p=282"},"modified":"2009-02-23T12:44:14","modified_gmt":"2009-02-23T12:44:14","slug":"introduction-to-scada","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.akademiautomasi.com\/?p=282","title":{"rendered":"Introduction to SCADA"},"content":{"rendered":"<p>Anda pernah mendengar istilah SCADA?<\/p>\n<p>Yup, SCADA adalah \\&#8221;Supervisory Control and Data Acquisition\\&#8221;, suatu sistem (yang boleh dibilang) kelanjutan dari sitem otomatis yang dibangun dengan PLC. Berikut sekilas gambaran sistem SCADA.<\/p>\n<p><a href=\\\"http:\/\/learnautomation.wordpress.com\/wp-content\/uploads\/2009\/02\/scada3-good.jpg\\\"><img class=\\\"aligncenter size-medium wp-image-283\\\" title=\\\"scada3-good\\\" src=\\\"http:\/\/learnautomation.wordpress.com\/wp-content\/uploads\/2009\/02\/scada3-good.jpg?w=300\\\" alt=\\\"scada3-good\\\" width=\\\"300\\\" height=\\\"204\\\" \/><\/a><\/p>\n<p>Pada bagian berikut, saya post materi kuliah saya tentang pengenalan SCADA. Materi juga bisa didownload di bagian akhir. <!--more--><br \/>\nBeberapa gambar dihilangkan dulu, lain waktu akan coba saya lengkapi. Semoga berguna.<\/p>\n<p><strong>1.1 <\/strong><strong>Definisi SCADA<\/strong><\/p>\n<p>SCADA (<em>Supervisory Control and Data Acquisition<\/em>), dapat didefinisikan secara sederhana dari kepanjangan dari SCADA itu sendiri :<\/p>\n<p><strong>S <\/strong>:<strong> <\/strong><em>Supervisory<\/em> &#8211; Mengawasi<\/p>\n<p><strong>C <\/strong>: <em>Control <\/em>&#8211; Pengendalian<\/p>\n<p><strong>ADA<\/strong><strong> <\/strong>: <em>And Data Acquisition <\/em>&#8211; Akuisisi data<\/p>\n<p>Jadi sistem SCADA ialah<\/p>\n<blockquote><p>\\&#8221;sistem yang dapat melakukan pengawasan, pengendalian dan akuisisi data terhadap sebuah <em>plant<\/em>\\&#8221;<\/p><\/blockquote>\n<p><strong> <\/strong><\/p>\n<p><strong>1.2 <\/strong><strong>Sejarah SCADA<\/strong><\/p>\n<p>Sistem SCADA yang \\&#8221;primitif\\&#8221; telah digunakan oleh industri selama ini. Dengan hanya mengandalkan indikator &#8211; indikator sederhana seperti lampu, meter analog, alarm suara (<em>buzzer<\/em>), seorang operator sudah dapat melakukan pengawasan terhadap mesin &#8211; mesin di pabrik. Berikut ini skema SCADA \\&#8221;primitif\\&#8221; yang masih belum memanfaatkan komputer (ataupun pengendali berprosesor lainnya)<\/p>\n<p>Seiring dengan perkembangan komputer yang dahsyat beberapa dekade terakhir, maka komputer menjadi komponen penting dalam sebuah sistem SCADA modern. Sistem ini menggunakan komputer untuk menampilkan status dari sensor dan aktuator dalam suatu <em>plant<\/em>, menampilkannya dalam bentuk grafik, menyimpannya dalam <em>database<\/em>, bahkan menampilkannya melalui situs <em>web<\/em>. Umumnya komputer ini terhubung dengan sebuah pengendali (misal : PLC) melalui sebuah protokol komunikasi tertentu (misal : <em>fieldbus<\/em>). Berikut ini skema sistem SCADA modern.<\/p>\n<p><strong>1.3 <\/strong><strong>Bagian &#8211; Bagian SCADA<\/strong><\/p>\n<p>Secara umum, SCADA terdiri dari bagian &#8211; bagian berikut :<\/p>\n<p>1        Sensor dan aktuator (Field Devices)<\/p>\n<p>2        <em>Remote Terminal Unit <\/em>\/ PLC<\/p>\n<p>3        Sistem Komunikasi<\/p>\n<p>4        <em>Master Terminal Unit<\/em><\/p>\n<p>Berikut ini penjelasan dari masing &#8211; masing bagian<\/p>\n<p>1. Sensor dan aktuator (<em>field device<\/em>)<\/p>\n<p>Bagian ini adalah <em>plant<\/em> di lapangan yang terdiri dari obyek yang memiliki berbagai sensor dan aktuator. Nilai sensor dan aktuator inilah yang umumnya diawasi dan dikendalikan supaya obyek\/<em>plant<\/em> berjalan sesuai dengan keinginan pengguna.<\/p>\n<p>2. PLC<\/p>\n<p>PLC merupakan pengendali dari <em>plant<\/em> (<em>fiekd device<\/em>). Alat ini berperan sebagai \\&#8221;otak\\&#8221; dari sistem. Beberapa kelebihan PLC dibanding pengendali lain :<\/p>\n<ul type=\\\"disc\\\">\n<li>Solusi      yang ekonomis<\/li>\n<li>Serbaguna      dan fleksibel<\/li>\n<li>Mudah      dalam perancangan dan instalasi<\/li>\n<li>Lebih      <em>reliable<\/em><\/li>\n<li>Kontrol      yang canggih<\/li>\n<li>Berukuran      kecil secara fisik<\/li>\n<li><em>Troubleshooting <\/em>dan diagnosa      lebih mudah<\/li>\n<\/ul>\n<p>3. Sistem Komunikasi<\/p>\n<p>Sistem komunikasi diperlukan untuk menghubungkan antara <em>field device<\/em>, PLC, dan <em>Master Terminal Unit<\/em>. Berikut ini beberapa sistem komunikasi yang dipakai dalam sistem SCADA :<\/p>\n<ul type=\\\"disc\\\">\n<li>RS      232<\/li>\n<li><em>Private      Network<\/em> (LAN\/RS-485)<\/li>\n<li><em>Switched      Telephone Network<\/em><\/li>\n<li><em>Leased      lines<\/em><\/li>\n<li>Internet<\/li>\n<li><em>Wireless      Communication systems<\/em>\n<ul>\n<li> <em>Wireless<\/em> LAN<\/li>\n<li>GSM        <em>Network<\/em><\/li>\n<li><em>Radio modems<\/em><\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p>4. MTU &#8211; SCADA Software<\/p>\n<p><em>Master Terminal Unit <\/em>umumnya ialah komputer yang memiliki SCADA <em>software<\/em>. Fitur &#8211; fitur kunci yang harus ada pada suatu SCADA Software ialah :<\/p>\n<ul type=\\\"disc\\\">\n<li><em>Human      Machine Interface<\/em>\n<ul type=\\\"circle\\\">\n<li>Tampilan       yang memudahkan manusia (operator) untuk memahami atau mengendalikan       mesin (sistem, plant).<em><\/em><\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<li><em>Graphic      Displays<\/em>\n<ul type=\\\"circle\\\">\n<li>Tampilan       grafis, bukan hanya angka, untuk mempermudah pengamatan.<em><\/em><\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<li><em>Alarms<\/em>\n<ul type=\\\"circle\\\">\n<li><em>Alarm<\/em> untuk       memberi <em>warning<\/em> saat sistem dalam kondisi abnormal.<em><\/em><\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<li><em>Trends<\/em>\n<ul type=\\\"circle\\\">\n<li><em>Trend<\/em> ialah grafik garis yang       menggambarkan kondisi\/status suatu device <em><\/em><\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<li><em>RTU      \/ PLC Interface<\/em>\n<ul type=\\\"circle\\\">\n<li>Bagian program yang menghubungkan PLC dengan SCADA       <em>software<\/em>.<em><\/em><\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<li><em>Scalability      \/ Expandability<\/em>\n<ul type=\\\"circle\\\">\n<li>Program dapat diperluas tanpa mengganggu       program lama yang sudah ada.<em><\/em><\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<li><em>Access      to data<\/em>\n<ul type=\\\"circle\\\">\n<li>Program memiliki akses pada       data tertentu yang diinginkan<em><\/em><\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<li><em>Database<\/em>\n<ul type=\\\"circle\\\">\n<li>Penyimpanan data ke dalam <em>database<\/em><\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<li><em>Networking<\/em>\n<ul type=\\\"circle\\\">\n<li>Program ini dapat berjalan dalam suatu       jaringan, baik pada LAN maupun internet<em><\/em><\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<li><em>Fault      tolerance and redundancy<\/em>\n<ul type=\\\"circle\\\">\n<li>Program       memiliki toleransi tertentu terhadap kesalahan yang terjadi. SCADA <em>system<\/em> juga harus bersifat <em>redundant<\/em>, dimana saat MTU utama <em>down<\/em> akan digantikan oleh MTU cadangan.<em><\/em><\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<li><em>Client\/Server      distributed processing<\/em>\n<ul type=\\\"circle\\\">\n<li>Pemrosesan       data bersifat <em>distributed<\/em>, dimana <em>Server<\/em> maupun <em>Client<\/em> memiliki bagian pemrosesan tersendiri <em><\/em><\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><em> <\/em><\/p>\n<p><strong>1.4 <\/strong><strong>Jenis &#8211; jenis SCADA<\/strong><\/p>\n<p>Secara sederhana, SCADA dapat dibedakan berdasar skalanya, yaitu : <em><\/em><\/p>\n<ol type=\\\"1\\\">\n<li><em>Basic <\/em>SCADA<\/li>\n<\/ol>\n<p>SCADA dasar ini umumnya hanya terdiri dari 1 proses mesin saja. Jumlah PLC dan MTU yang digunakan juga hanya 1 buah. Berikut ini blok sederhananya :<\/p>\n<p>Contoh :<\/p>\n<ul class=\\\"unIndentedList\\\">\n<li> <em>Car manufacturing robot<\/em><\/li>\n<li> <em>Room temperature control<\/em><\/li>\n<\/ul>\n<ol type=\\\"1\\\">\n<li>Integrated      <em>SCADA<\/em><\/li>\n<\/ol>\n<p>Sistem ini terdiri dari beberapa PLC (RTU). Berikut ini blok sederhananya :<\/p>\n<p>Contoh :<\/p>\n<ul class=\\\"unIndentedList\\\">\n<li> Water systems<\/li>\n<li> Subway systems<\/li>\n<li> Security systems<\/li>\n<\/ul>\n<p><em>3. <\/em><em>Networked SCADA<\/em><\/p>\n<p>Sistem ini terdiri dari beberapa SCADA yang saling terhubung. Berikut ini blok sederhananya :<\/p>\n<p>Contoh :<\/p>\n<ul>\n<li> Power systems<\/li>\n<li>Communication systems<\/li>\n<\/ul>\n<p>&#8211; &#8211; &#8211; &#8211;<\/p>\n<p>Dari berbagai sumber. Gambar diambil dari : <span style=\\\"font-family:arial, sans-serif\\\"><span style=\\\"color:#008000\\\"><a href=\\\"http:\/\/controlmicrosystems.com\/resources-2\/faqs\/scada3\/&amp;usg=__PYce35qerRymPujZnOR1LcPplrA=\\\">http:\/\/controlmicrosystems.com<\/a><\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\\\"font-family:arial, sans-serif\\\"><span style=\\\"color:#008000\\\"><span style=\\\"color:#000000\\\">Download file presentasi : <a href=\\\"http:\/\/learnautomation.wordpress.com\/wp-content\/uploads\/2009\/02\/1-pengenalan-scada-18-feb-09.pdf\\\" target=\\\"_blank\\\">Introduction to SCADA.pdf<\/a><\/span><br \/>\n<\/span><\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Anda pernah mendengar istilah SCADA? Yup, SCADA adalah \\&#8221;Supervisory Control and Data Acquisition\\&#8221;, suatu sistem (yang boleh dibilang) kelanjutan dari sitem otomatis yang dibangun dengan PLC. Berikut sekilas gambaran sistem SCADA. Pada bagian berikut, saya post materi kuliah saya tentang pengenalan SCADA. Materi juga bisa didownload di bagian akhir.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"single-with-sidebar","format":"standard","meta":{"_kadence_starter_templates_imported_post":false,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":""},"categories":[39],"tags":[57],"class_list":["post-282","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-scada-hmi-tutorial","tag-scada"],"jetpack_featured_media_url":"","jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.akademiautomasi.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/282","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.akademiautomasi.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.akademiautomasi.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.akademiautomasi.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.akademiautomasi.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=282"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.akademiautomasi.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/282\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.akademiautomasi.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=282"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.akademiautomasi.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=282"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.akademiautomasi.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=282"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}